Kementrian Pertanian Brasil Umumkan Penyakit Sapi Gila, Ekspor Daging ke China Ditunda
Ilustrasi, sumber foto: Istimewa
ACA Poker - Kementerian Pertanian Brasil telah mengumumkan bahwa telah terjadi dua kasus penyakit sapi gila di rumah perdagangan hewan Brasil di dua tempat berbeda, yaitu Minas Gerais dan Mato Grosso, dilansir Al Jazeera.
Dengan munculnya penyakit sapi gila, Brasil terpaksa membatasi pergerakan daging sapi di seluruh dunia. Melalui keterangan Kementerian Pertanian, Peternakan, dan Pasokan (MAPA) Brasil, Sabtu (4/9/2021), pihaknya memastikan penundaan ekspor daging sapi akan dilakukan ke China dalam waktu 2 minggu.
Namun, meski kemunculan penyakit sapi gila sempat meresahkan masyarakat setempat, pemerintah menyatakan bahwa penyakit ini tidak akan merugikan manusia dan tidak menular.
Brasil adalah pengekspor daging sapi terbesar di dunia
https://twitter.com/Reuters_Health/status/1434339259926843392?s=20
Dilansir Reuters Health, Brasil merupakan salah satu negara terbesar di dunia dalam hal ekspor daging sapi. Dimana China dan Hongkong merupakan dua pelanggan terbesar hingga saat ini.
Namun, karena munculnya kasus “tidak biasa” secara spontan ini, Brasil terpaksa menghentikan sementara kegiatan ekspor daging sapinya.
"Ini akan membuat pasokan daging sapi di seluruh dunia menjadi sangat ketat saat kita memasuki periode permintaan terbesar tahun ini secara global," kata analis industri daging Simon Quilty, dikutip dari ABC News.
Lebih lanjut, Quilty juga mengungkapkan bahwa Brasil mengekspor rata-rata 71.000 ton daging sapi ke China setiap bulannya. Dan dalam hal ini, diperkirakan penundaan ekspor akan dilakukan dalam dua minggu ke depan.
Melansir CGTN News, penyakit yang bernama bovine spongiform encephalopathy (BSE) itu teridentifikasi di dua tempat berbeda, yakni di kota Belo Horizonte di Minas Gerais dan di kota Novaa Cana do Norte di Mato Grosso.
Bukan pertama kali, di tahun 2019, Brazil juga menghentikan sementara ekspor daging sapi ke China
https://twitter.com/SCMPNews/status/1434310170872537088?s=20
Ini bukan pertama kalinya terjadi, terutama di Mato Grosso. Pada 2019, Brasil kembali menghentikan ekspor daging sapi ke China karena dicurigai mengidap penyakit sapi gila atipikal (Atipikal Mad Cow Disease/BSE) pada sapi berusia 17 tahun di Mato Grosso.
Saat itu, penundaan ekspor dilakukan dalam waktu 10 hari, lapor ABC News.
Seperti Australia, Brasil juga dianggap sebagai daerah berisiko penyakit sapi gila (mad cow disease (BSE)) yang tidak bisa diabaikan.
Penyakit Sapi Gila (BSE) pertama kali muncul di Inggris
Dilansir Al Jazeera, penyakit yang ditandai dengan perilaku lebih agresif dan sering mengamuk ini pertama kali muncul di Inggris pada 1980-an.
Sejak saat itu, penyebaran penyakit sapi gila telah menyebar ke negara-negara lain di dunia.
Penyebaran penyakit ini dapat menyebar melalui peternak yang memberi makan ternak menggunakan daging hewan mati yang telah terinfeksi.






Leave a Comment