ACAPOKER menyediakan games TEXAS HOLDEM POKER

mainkan game poker online dan domino QQ terbaru

Daftar Sekarang Juga!

Ketua KPI Angkat Bicara Terkait Dugaan Kasus Bullying Pegawainya

 

Ilustrasi, sumber foto: merdeka.com


ACA Poker - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio, angkat bicara soal dugaan pelecehan seksual, kekerasan, dan skandal dugaan bullying di kantornya. Ia mendukung pihak berwajib untuk menindaklanjuti kasus tersebut dan akan menindak tegas para pelaku jika terbukti.


"(KPI Pusat) Menindak tegas pelaku apabila terbukti melakukan tindak kekerasan seksual dan perundungan terhadap korban sesuai hukum yang berlaku," kata Agung dalam keterangan tertulis, Rabu (1/9/2021).


KPI menjamin perlindungan bagi korban


Agung juga menjamin KPI Pusat akan memberikan perlindungan dan pendampingan hukum kepada korban dalam menangani kasus dugaan pelecehan dan kekerasan seksual. Dia mengaku prihatin dengan kasus yang diduga dialami seorang karyawannya.


"(KPI Pusat) turut prihatin dan tidak mentoleransi segala bentuk pelecehan seksual, perundungan atau bullying terhadap siapa pun dan dalam bentuk apa pun," ujarnya.


KPI juga melakukan investigasi internal


KPI juga tidak akan tinggal diam. Selain menyerahkan kepada pihak yang berwenang, KPI juga akan melakukan investigasi internal.


“Dengan meminta penjelasan kepada kedua belah pihak,” ujarnya.


Pegawai KPI mengungkap kasus pelecehan seksual hingga kekerasan di kantornya


Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pegawai laki-laki KPI Pusat mengaku pada 2012-2014 pernah menjadi korban dugaan pelecehan seksual dan perundungan saat bekerja di kantor. Ia mengaku sudah tidak kuat lagi dan trauma dengan aksi tersebut.


Kini, dia meminta bantuan sejumlah pihak, termasuk Presiden Joko Widodo dan Komnas HAM untuk menuntaskan kasusnya.


"Saya hanya ingin bekerja dengan baik, memenuhi tugas kepemimpinan, kemudian menerima gaji sebagai hak saya, dan membeli susu untuk anak saya satu-satunya," kata MS dalam keterangan tertulis, Rabu (1/9/2021).

No comments

Powered by Blogger.