ACAPOKER menyediakan games TEXAS HOLDEM POKER

mainkan game poker online dan domino QQ terbaru

Daftar Sekarang Juga!

KPI Pusat Bebastugaskan 7 Prgawai Terduga Pelecehan Seksual Rekan Kerja

 

Ilustrasi, sumber foto: Istimewa


ACA Poker - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat telah membebastugaskan pegawainya yang diduga sebagai pelaku kasus dugaan bullying dan pelecehan seksual terhadap rekan kerjanya. Pemberhentian ini dilakukan sampai proses hukum perkara ini selesai.


“Kami sampaikan dibebastugaskan. Dibebastugaskan apa artinya? Dia itu sementara ini tidak berkegiatan di lingkup KPI. Kan dia nanti dipanggil polisi, dalam proses penyelidikan ini ada pemanggilan, dimintai keterangan, dan sebagainya, jadi sementara kita bebas tugaskan supaya bisa menjalani proses penyelidikan dengan baik," kata Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Irsal Ambia saat dihubungi, Minggu (5/9/2021).


"Tujuh (pegawai KPI yang merupakan terduga pelaku) dibebastugaskan kalau saya gak salah," imbuhnya.


KPI mengatakan tersangka pelaku belum dipecat


Irsal mengatakan tujuh tersangka pelaku pelecehan dan perundungan belum dipecat. Ia mengatakan, proses kepegawaian di KPI memiliki standar, termasuk pemecatan karyawan.


“Belum (dipecat), kan ini semua kita harus, polisi pun bahkan menggunakan asas praduga tidak bersalah. Ini baru dugaan dan ini harus kita dibuktikan. Nah kalau proses kepegawaian itu kan ada sudah standarnya. Orang dalam posisi terduga itu status kepegawaiannya bagaimana, orang yang nanti jadi tersangka seperti apa status kepegawaiannya itu sudah ada aturannya semua," ujarnya.


Korban juga dibebastugaskan?


Irsal menjelaskan bahwa MS tidak dibebastugaskan. KPI, lanjutnya, memberi MS pilihan untuk fokus dulu menyelesaikan kasusnya.


"Korban itu judulnya bukan dibebastugaskan. Dia itu diberikan kesempatan untuk bisa konsentrasi dalam pemulihan dan penanganan kasus ini. Dia kan perlu dilindungi, jadi sementara dia diberikan pilihan untuk dalam kondisi baik saat berhadapan dengan kasus ini," kata Irsal.


KPI mengaku terpukul dengan kasus ini


Irsal mengaku, KPI sangat terpukul dengan kejadian ini. Meski begitu, ia memastikan KPI tetap bekerja seperti biasa bagi masyarakat.


"Ya kita terpukul pasti lah, namanya kita bangun, kita bangun citranya (KPI), terpukul pastilah. Tapi kalau untuk kegiatan operasional kita tetap harus jalan," kata Irsal.

No comments

Powered by Blogger.